Sekarang Tahun 2023 (dimana artikel tausiah ini di tulis) sahabat muslim tentunya dapat menghitung sendiri umur masing-masing dari mulai awal kelahiran hingga tahun sekarang. Tahun berapa sekarang?
Sahabat muslim lihat urutan tahun berikut ini:
- Tahun 2023 : hari, bulan bulan ke depan kita seperti apa
- Tahun 2024: kita apakah masih ada kita belum tahu
- Tahun 2025 : apalagi tahun ini kita dimana syukur syukur kita dapat menyaksikan Islam kembali jaya seperti 13 abad yang lampau
- Tahun 2026 ....
- Tahun 2027 ....
- Tahun 2028 ....
- Tahun 2029 ....
- Tahun 2030 ....
Mari bertafakur mungkinkah kita akan mencapai tahun 2030? Pertanyaannya menunggu tahun berikutnya hingga tahun yang belum tahu kita ada didalamnya untuk apa? Yang jelas kalau melihat di dalam peta masih paaaanjang perjalan kita itu:
Apakah kita tahu akhir hidup kita? Bukankah rahasia rejeki dan umur adalah milik Allah SWT artinya hanya Dia yang Maha Tahu kapan bayar umur kita.
Harapan dan perjuangan kita bagaimana agar hidup ini sisa hidup ini di pakai di isi dengan :
- amal amal baik yang banyak dan yang ikhlas...
- Soal umur hanya Allah semata yang tahu,
- fokus kita hanya satu bagaimana agar sehari hari di penuhi dengan amal shaleh,
- fokus kita bagaimana akhir hidup kita Khusnul khatimah, bukan sekedar banyak amal tapi juga amal yang ikhlas yang tidak di campuri dengan dosa syirik. Karena percuma banyak amal namun Allah SWT tolak karena bercampur dengan dosa syirik (menyekutukan Allah)
Tidak ada jaminan kita umur sampai umur berapa. Lebih baik kita sambil menunggu ajal menjemput kita lakukan beberapa langkah bijak di bawah ini:
- Perbaiki Syahadat kita
- Perbaiki amal kita jangan jangan banyak yang salahnya selama ini
- Perbanyak teman yang saleh
- Perbanyak amal wajib dan sunah kita
- Perbanyak doa agar Khusnul khatimah
Perbaiki Syahadat kita
Ini artinya cek dan perbaiki pemahaman dan pengamalan rukun Islam yang pertama itu, karena dua kalimat syahadat merupakan pondasi dan syarat di terimanya seluruh amal ibadah apapun. Tanpa lurusnya pemahaman dana pengamalan syahadat itu maka bagaikan kita punya uang ber terliyun terliyun namun tanpa angka satu nya ...! SUDAH KEBAYANG YA SEPERTI APA NASIB KITA
1.000.000.000.000 apa artinya banyak angka nolnya tetapi tanpa angka satunya
DENGAN pemahaman dan pengamalan Syahadatain maka kita akan baik lahir dan batin, batin: iman kita diterima, lahir: keislaman kita diterima. Maka itulah nikmat yang sebesar besarnya nikmat dari Allah yakni nikmat Iman Islam...!
Oleh sebab itu untuk meraih hidup mulia dan mati masuk surga tidak ada jalan lain kecuali KITA HARUS SALING BERWASIAT DENGAN KEBENARAN ISLAM, TANPA INI NISCAYA KITA AKAN MERUGI. Allah SWT berfirman dalam QS. Al ashr ayat 103:
Oleh sebab itu pula saya ingin mengajak bersama sama dalam sebuah amal mulia, amalnya para nabi dan Rasul Allah., Yakni amalan DAKWAH. Dan dakwah para rasul mengajak kepada kalimat tauhid.
Perbanyak teman yang soleh
KELAK TEMAN KITA YANG SHALIH AKAN SELAMATKAN KITA DARI NERAKA
Ketika di antara kita ada yang terlebih dahulu masuk surga, maka akan mencari temannya, "Ya Allah, mana temanku? Mengapa dia tidak ada di sini?" Kata Allah, "Dia ada di neraka."
Dia kemudian berkata, "Ya Allah, belum sempurna nikmat-Mu, sebelum Engkau kumpulkan kami dengan temanku." Maka Allah pun perintahkan malaikat untuk menyelamatkannya dari neraka
Orang itu bertanya, "Siapa yang telah menyelamatkan aku?" Dijawab, "Temanmu yang shalih." Subhanallah
Para ahli neraka pun heran, sampai bertanya, "Siapa yang membebaskannya? Apakah malaikat, Nabi, Syuhada', atau dia mempunyai amal shalih?" Jawabannya, "Tidak." Lalu siapa? "Temannya yang shalih."
Di sinilah pentingnya kita mempunyai banyak teman yang shalih, karena melalui siapa di antara mereka yang akan menyelamatkan kita dari neraka, kita tidak tahu
Maka, kalau ada teman yang shalih melakukan amal shalih jangan dicibir, apalagi dibully. Karena dialah yang kelak dengan amal shalihnya itu yang akan menyelamatkan kita dari neraka
Begitu juga sebaliknya, jangan bakhil dengan kebaikan, yang akan bisa menyelamatkan teman kita yang maksiat. Karena boleh jadi, dia akan bertaubat, lalu istiqamah, kemudian dia yang akan menyelamatkan kita
Itulah yang Allah firmankan
فَمَا لَنَا مِن شَـٰفِعِینَ، وَلَا صَدِیقٍ حَمِیمࣲ
"Maka (sekarang) kita tidak mempunyai seorang pun pemberi syafaat (penolong), dan tidak pula mempunyai teman yang akrab." [Q.s Asy-Syu'ara: 100-101]
(Tausiyah: KH. Hafidz Abdurrahman. MA)
Untuk merealisasikan program 5 Fokus amal kita tersebut diatas, maka kami berupaya untuk membuat sebuah sistem dimana dengan sistem ini semua orang siapa saja asal Muslim dapat menjalankannya:
- tapa ribet,
- banyak ilmu,
- banyak amal soleh,
- banyak teman Soleh
- dan banyak sedeqah dengan penghasilan halal kita.
Program apakah itu?
Yaitu program MLM Pahala. Ya MLM PAHALA
Program ini bukan hanya sekedar mengajak orang untuk beramal shaleh namun juga menganjurkan bahwa dalam mengajak amal shaleh itu kita semua butuh biaya hidup sehari harinya. Baik untuk biaya dakwah na juga biaya di rumah tangganya.
Dalam Islam berinfak untuk sebuah pelaksanaan kewajiban maka kita akan mendapatkan amal yang serupa tanpa kurang sedikitpun kadarnya.
Maka setiap muslim yang bergabung dalam program ini selain Akan mendapat Pahala (jika ikhlas karena Allah. Dalam menjalankannya) juga akan mendapat bagi hasil? Bagi hasil yang bagaimana?
Karena selain kita berdakwah juga kita akan menawarkan sebuah produk BUKU Bernama buku: SYARAT SYAHADAT. Buku yang menjelaskan secara mendasar, utuh dan menyeluruh terkait dua kalimat syahadat.
Masih penasaran akan program ini yu ikuti penjelasan program secara rincinya di Program MlM pahala dalam tema program:
THE POWER OF SYAHADATAIN.

