MENU

WARUNG

Etalase Lapak dan Produk

chat5

Chat WhatsApp

CS WA

Status: On
Halo, bagaimana kami dapat membantu Anda?

Minggu, 12 Januari 2020

Kewajiban Muslim Dakwah Berjama'ah

Kewajiban Muslim Dakwah berjamaah - Dakwah adalah suatu kewajiban yang dibebankan kepada setiap laki-laki dan wanita beriman.


Jadilah aktivis dakwah mumpuni, kredibel, bersemangat baik di Offline / talaqi maupun online. Baik di dunia nyata maupun dunia maya.

Dan jangan jadikan gelar hamlud dakwah itu cuma gelar ilusi / cuma sekedar gelar tanpa isi alias selama ini ngaji hanya *Pencitraan kepada isterinya, anaknya, tetangganya, mertua nya, orangtuanya, calon isterinya saja*. Bahkan hanya *memuaskan Kepuasan intelektual saja*

Naudzubillah Tsumma Naudzubillah.

Semoga kita niatkan dakwah ini hanya untuk Allah swt, hiya Lillah, dan jauh dari qimah madiyah / dakwah demi proyek fulusiyah

Allah telah memilihkan dakwah sebagai sebuah jalan yang harus ditempuh setiap mukmin, agar bisa meraih kemenangan. Allah telah berfirman: “Serulah manusia ke jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik, dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik” (QS. An Nahl: 125).

Ayat di atas mengandung perintah dari Allah untuk mengajak manusia ke jalanNya. Inilah yang menjadi landasan kewajiban dakwah. Rasul saw dan seluruh pengikutnya dari kaum muslimin dan muslimat terkena beban kewajiban dakwah. Dengan demikian, dakwah merupakan sebuah kewajiban yang melekat karena keimanan, dan dilandasi kesadaran bahwa hal itu dilakukan sebagai realisasi dari ketaatan kepada perintah Allah dan contoh dari zaman kenabian.

Allah telah memerintahkan kita untuk membentuk umat yang senantiasa melakukan dakwah, amar ma’ruf dan nahi munkar, sebagaimana firmanNya:

“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebaikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung” (QS. Ali Imran: 104).

Ayat di atas dengan tegas menunjukkan kewajiban membentuk sebuah umat atau jamaah yang memiliki tugas atau karakter yang spesifik. Secara bahasa, menurut Kamus Al Munawwir, al ummah memiliki banyak pengertian, di antaranya adalah ar rajulu al jami’u lilkhair (laki-laki yang padanya terkumpul kebaikan), man huwa ‘alal haq (orang yang menetapi kebenaran), asy sya’bu wal jumhur (rakyat, masyarakat, bangsa).

Jika dikatakan ummatullah artinya adalah khalquhu, ciptaanNya. Ummatun yad’una ilal khair dalam ayat tersebut bermakna jama’atun yad’una ilal khair, suatu jamaah yang menyeru kepada kebaikan. Umat memiliki makna jamaah, yang harus dibentuk untuk melaksanakan berbagai kewajiban agama. Hal ini menandakan harus adanya pelaksanaan dakwah, amar ma’ruf dan nahi munkar secara kolektif, tidak individual.

Asy Syatibi dalam kitab Muwafaqat menyebutkan, “Hendaklah kamu mempersiapkan kader-kader yang bertugas melaksanakan dakwah dan membantu mereka dengan segala macam bantuan yang dapat diberikan demi suksesnya usaha mereka menegakkan dakwah, menyebarkan agama Allah. Apabila kaum muslimin tidak melaksanakan yang demikian itu berdosalah mereka semua”.

Oleh : Adhe Eka Faishal (pemerhati dakwah
Di publikasikan oleh Tibyanan

Blog Post

Related Post

Artikel Terbaru




Back to Top

Cari Artikel

Label