MENU

WARUNG

Etalase Lapak dan Produk

chat5

Chat WhatsApp

CS WA

Status: On
Halo, bagaimana kami dapat membantu Anda?

Sabtu, 11 Januari 2020

Apa dan Bagaimana Dakwah Fardiyah

Dakwah adalah amaliyah menyeru manusia untuk mentauhidkan Allah baik tauhid Rububiyyah, Tauhid Uluhiyyah dan Tauhid Asma wa Sifat. Dan dengan dakwah ini manusia agar tunduk kepada Aturan Allah sebagai wujud ketauhidan yang murni.



Fiqhud Da’wah al-Fardiyah

Dakwah adalah kewajiban bagi setiap muslim dan muslimah di setiap masa. Apalagi pada zaman sekarang, umat Islam tengah menghadapi serangan ganas yang bertubi-tubi dari musuh-musuh Allah, maka tingkat kewajiban berdakwah pada zaman sekarang menjadi lebih berat

Dakwah merupakan suatu kemuliaan yang agung bagi pengembannya. (Fushilat:33)

Dakwah sangat mulia dan besar pahalanya

“Sungguh, sekiranya Allah memberikan hidayah kepada seorang lelaki lantaran (dakwah)-mu, itu lebih baik daripada terbitnya matahari.” (Hadits)

Dakwah adalah menyeru kejalan yang benar, di tengah-tengah penyelewengan nilai-nilai Islam. Maka, ini adalah perkara yang sangat mendesak untuk segera dilakukan

Pembicaraan kita hanya berkisar tentang dakwah kepada orang Islam, karena kita ingin membawa mereka :
  • Dari keadaan yang serba terbatas (dalam pemahaman keislaman, dalam beramal, sikap ekstrim, dll) kepada pemahaman Islam yang sempurna dan benar
  • Agar berubah menjadi orang yang memiliki pengetahuan tentang semua tuntutan Islam dan mengetahui bagaimana cara merealisasikannya dengan cara yang paling sempurna dan benar 
  • Kelemahan dan pengendapan iman di dalam jiwa masyarakat kita – ditambah dengan ketiadaan pengetahuan yang benar tentang hakikat agama ini dan diperparah lagi oleh ghazwul fikri – inilah penyebab utama keadaan critical yang dialami oleh mayoritas umat Islam. 
  • Tugas pertama da’i adalah membangunkan sebelum memperingatkan !
Dakwah fardiyah ialah ajakan atau seruan ke jalan Allah yang dilakukan seorang da’i (penyeru) kepada orang lain secara perseorangan dengan tujuan memindahkan al mad’uw (penerima dakwah) pada keadaan yang lebih baik dan diridhai Allah.

Para sahabat juga melakukan dakwah dengan cara seperti ini. Masing-masing dari mereka menyampaikannya kepada setiap orang yang dijumpainya sehingga Allah memberinya petunjuk. Pada waktu itu tidak ada seorang pun yang berpindah dari kekafiran kepada keimanan hanya semata-mata karena ucapan, melainkan disertai sikap bersahabat dan pendekatan dai’i kepada mad’uw.

Abu Bakar Ash Shiddiq r.a. misalnya, melakukan dakwah kepada orang yang mempunyai hubungan erat dengannya. Ibnu Hisyam meriwayatkan: “Para pemuka kaumnya selalu datang kepadanya untuk berbagai urusan, seperti ilmu, urusan perdagangan, atau sekadar duduk-duduk bersamanya, karena ia juga suka berkumpul bersama mereka dengan sikapnya yang baik. Lalu mereka diajaknya ke jalan Allah untuk memeluk Islam. Berkat dakwah yang dilakukannya, masuk Islamlah beberapa tokoh penting, seperti Usman bin Affan, Az zuber bin Al Awwam, Abdur Rahman bin Auf, Sa’ad bin Abi Waqash dan Thalhah bin Ubaidillah. Setelah mereka menyam-but seruannya, mereka pun diajaknya menghadap Rasulullah saw. Lantas mereka mengikrarkan keislaman mereka dan rajin mengerjakan shalat.

Mush’ab bin Umair diutus oleh Rasulullah saw. ke Madinah setelah terjadinya Bai’at Al ‘Aqabah yang pertama. Pada saat itu di Madinah hanya ada dua belas orang yang memeluk Islam, yakni mereka yang ikut serta pada bai’at pertama. Maka pada tahun itu juga Mus’ab melakukan pendekatan kepada mereka dan mengajak mereka memeluk agama Allah. Dia mempergauli penduduk Madinah dan menjalin hubungan yang kokoh dengan mereka. Tidak sampai setahun dia berdakwah di Madinah, tujuh puluh dua orang datang kepada Rasulullah saw. untuk melakukan Bai’at Al ‘Aqabah yang kedua. Inilah upaya dakwah salah seorang sahabat, Mush’ab bin Umair r.a. Dalam waktu kurang dari setahun ia telah berhasil mengislamkan beberapa tokoh Anshar.

Diantara uslub dan cara berdakwah adalah yaitu dakwah fardiyah yakni mengajak manusia kepada tuntutan tauhid (Islam) yang dilakukan secara perorangan (fardiyah) dengan tahapan tahapan khas dalam dakwah fardiyah. bagaimana tahapan tahan dakwah fardiya? silahkan simak penjelasan selajutnya... di Tahapan-tahapan Dakwah Fardiyah

Blog Post

Related Post

Artikel Terbaru




Back to Top

Cari Artikel

Label