MENU

WARUNG

Etalase Lapak dan Produk

chat5

Chat WhatsApp

CS WA

Status: On
Halo, bagaimana kami dapat membantu Anda?

Senin, 11 November 2019

Cara Agar Artikel Kita Cepat Tampil Di pencarian google

Memiliki tulisan artikel kita yang tampil di halaman pertama pencarian google merupakan dambaam setiap orang yang suka menulis atau yang memiliki website atau blog. Apalagi bagi seseorang yang menginginkan agar opini dakwahnya cepat bergulir di tengah banyak orang.

Bayangkan jika tulisan kita mudah dicari di google, dan bayangkan juga betapa potensi pahalamu akan meningkat jika tulisan dakwah kalian diikuti dan di amalkan orang. Dan coba bayangkan juga jika tulisan dakwahmu mampu mengerakan kearah perubahan sesuai Islam. Sudah kebayang?

Pertanyaannya kenapa anda tidak berusaha berlatih agan anda mampu menulis artikel dakwah islam yang banyak di cari dan mempengaruhi untuk perubaha kearah yang lebih baik bagi orang banyak? Jika anda perhatian dengan islam ya dakwah, jika anda perhatian agar semua orang sadar akan kewajiban utamanya bersama yakni menerapkan islam kaffah,  ya harus dakwah online. Artinya anda wajib memanfaatkan sebaik baiknya menulis di internet melalui website atau minimalnya nulis di blog secara gratis. Untuk itu anda harus memahamai bagaimana membuat blog dan mulailah menulis dakwah islam.

NAH SEKARANG bagaimana caranya agar tulisan artikel dakwah islam kita cepat tampil di halaman pencarian google? Ini wajib disikapi dengan serius jika anda tidak ingin ketinggalan. KARENA SUNGGUH SOSMED misalnya WA saja terbatas

Dulu dakwah online mendapatkan cemooahan dan cibiran yang tidak mengenakan, sekarang dakwah islam, sebar opini di internet bukan hal yang sepele. Dakwah sebar opini online mampu mengerakan. Dan menjadi kebutuhan dakwah berpengaruh kearah perubahan masyarakat di dunia digital ini hingga di permukaan dunia.

Anjuran Share

Jika merasa Apa yang anda baca ini bermanfaat, jangan segan untuk  berlomba menyampaikannya lagi ke yang lain supaya mendapatkan pahala besar yang terus mengalir:

Ù…َÙ†ْ دَعَا Ø¥ِÙ„َÙ‰ Ù‡ُدًÙ‰ Ùƒَانَ Ù„َÙ‡ُ Ù…ِÙ†َ الْØ£َجْرِ Ù…ِØ«ْÙ„ُ Ø£ُجُÙˆْرِ Ù…َÙ†ْ تَبِعَÙ‡ُ, لاَ ÙŠَÙ†ْÙ‚ُصُ ذَÙ„ِÙƒَ Ù…ِÙ†ْ Ø£ُجُÙˆْرِÙ‡ِÙ…ْ Ø´َÙŠْئاً. ÙˆَÙ…َÙ†ْ دَعَا Ø¥ِÙ„َÙ‰ ضَلاَÙ„َØ©ٍ Ùƒَانَ عَÙ„َÙŠْÙ‡ِ Ù…ِÙ†َ الْØ¥ِØ«ْÙ…ِ Ù…ِØ«ْÙ„ُ آثَامِ Ù…َÙ†ْ تَبِعَÙ‡ُ, لاَ ÙŠَÙ†ْÙ‚ُصُ ذَÙ„ِÙƒَ Ù…ِÙ†ْ آثَامِÙ‡ِÙ…ْ Ø´َÙŠْئاً

“Barangsiapa yang mengajak menuju hidayah maka dia mendapatkan pahala seperti pahala orang-orang yang mengikutinya, tapi tanpa mengurangi sedikitpun dari pahala-pahala mereka. Barangsiapa yang mengajak menuju kesesatan maka dia mendapatkan dosa seperti doa orang-orang yang mengikutinya, tapi tanpa mengurangi sedikitpun dari dosa-dosa mereka.” [HR. Muslim no. 2674]


Kolom Copi All Share Artikel

Blog Post

Related Post

Artikel Terbaru




Back to Top

Cari Artikel

Label