MENU

WARUNG

Etalase Lapak dan Produk

chat5

Chat WhatsApp

CS WA

Status: On
Halo, bagaimana kami dapat membantu Anda?

Sabtu, 27 April 2019

Subhannalah! Hadist 70000 Umat Nabi Muhammad. Wajib Anda Baca Jika tidak Sangat Rugi

Allahu akbar subhannalah... Sungguh besar keutamaan dan kelebihannya menjadi umat nabi Muhammad saw ini dibanding dengan ummat ummat lainnya selama ada manusia di bulatan planet dunia ini.

Salah satu keutamaan dan keistimewaan ummat Nabi muhamad ini di gambarkan dalam hadist Rasulullah saw ini, bahwa ada dan akan dimasukan sebagiannya sebanyak 70.000 Umat nabi muhammad tanpa hisab dan azab neraka. Bahkan dengan kabar Rasulullah ini para shabat yang mulia pun merasa heran dan cemburu ingin menjadi bagian dari kelompok 70000 umat muhammad tersebut.

 

Mengapa bisa sedemikian utamanya dan apa yang diamlkan oleh 70000 umat muhammad tersebut? Apakah kita bisa masuk menjadi bagian di dalamnya?


Berikut ini hadistnya:

ู‚َุงู„َ ุงู„ْุฅِู…َุงู…ُ ุฃَุญْู…َุฏُ: ุญَุฏَّุซَู†َุง ู‡َุงุดِู…ُ ุจْู†ُ ุงู„ْู‚َุงุณِู…ِ ุญَุฏَّุซَู†َุง ุงู„ْู…َุณْุนُูˆุฏِูŠُّ ุญَุฏَّุซَู†َุง ุจُูƒَูŠْุฑ ุจْู†ُ ุงู„ุฃุฎْู†َุณ ุนَู†ْ ุฑَุฌُู„ٍ ุนَู†ْ ุฃَุจِูŠ ุจَูƒْุฑٍ ุงู„ุตِّุฏِّูŠู‚ِ ุฑَุถِูŠَ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู†ْู‡ُ ู‚َุงู„َ: ู‚َุงู„َ ุฑَุณُูˆู„ُ ุงู„ู„َّู‡ِ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ: "ุฃُุนْุทِูŠุชُ ุณَุจْุนِูŠู†َ ุฃَู„ْูًุง ูŠَุฏْุฎُู„ُูˆู†َ ุงู„ْุฌَู†َّุฉَ ุจِุบَูŠْุฑِ ุญِุณَุงุจٍ ูˆُุฌُูˆู‡ُู‡ُู…ْ ูƒَุงู„ْู‚َู…َุฑِ ู„َูŠْู„َุฉَ ุงู„ْุจَุฏْุฑ ู‚ُู„ُูˆุจُู‡ُู…ْ ุนَู„َู‰ ู‚َู„ْุจِ ุฑَุฌُู„ٍ ูˆَุงุญِุฏٍ ูَุงุณْุชَุฒَุฏْุชُ ุฑَุจِّูŠ ุนَุฒَّ ูˆุฌَู„َّ ูَุฒَุงุฏَู†ِูŠ ู…َุนَ ูƒُู„ ูˆَุงุญِุฏٍ ุณَุจْุนِูŠู†َ ุฃَู„ْูًุง". ูَู‚َุงู„َ ุฃَุจُูˆ ุจَูƒْุฑٍ ุฑَุถِูŠَ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู†ْู‡ُ: ูَุฑَุฃَูŠْุชُ ุฃَู†َّ ุฐَู„ِูƒَ ุขุชٍ ุนَู„َู‰ ุฃَู‡ْู„ِ ุงู„ْู‚ُุฑَู‰ ูˆู…ุตูŠุจٌ ู…ِู†ْ ุญَุงูَุงุชِ ุงู„ْุจَูˆَุงุฏِูŠ

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Hasyim ibnul Qasim, telah menceritakan kepada kami Al-Mas'udi, telah menceritakan kepada kami Bukair ibnul Akhnas, dari seorang lelaki, dari Abu Bakar As-Siddiq r.a. yang menceritakan bahwa Rasulullah Saw. pernah bersabda: Aku diberi izin untuk memasukkan tujuh puluh ribu orang ke dalam surga tanpa hisab, wajah mereka seperti bulan di malam purnama, hati mereka sama seperti hatinya seorang lelaki. Lalu aku meminta tambah kepada Tuhanku, maka Tuhanku memberikan tambahan kepadaku tiap-tiap orang (dari mereka dapat memasukkan) tujuh puluh ribu orang lagi. Maka Abu Bakar r.a. berkata, "Maka aku berpendapat bahwa hal tersebut sama bilangannya dengan penduduk semua kampung dan semua penduduk daerah pedalaman."

Lalu apa yang di amalkan oleh 70.000 umat Nabi Muhammad tersebuy? Sehingga mereka dijanjikan akan masuk surga tanpa hisab dan azab? Berikut  lanjutannya silahkan baca dengan penuh harap dan seksama hadist rasululah terkait hafist tersebut di atas.

ู‚َุงู„َ ุงู„ْุฅِู…َุงู…ُ ุฃَุญْู…َุฏُ: ุญَุฏَّุซَู†َุง ุนَุจْุฏُ ุงู„ู„َّู‡ِ ุจْู†ُ ุจَูƒْุฑٍ ุงู„ุณَّู‡ْู…ِูŠُّ ุญَุฏَّุซَู†َุง ู‡ِุดَุงู…ُ ุจْู†ُ ุญَุณَّุงู†َ ุนَู†ِ ุงู„ْู‚َุงุณِู…ِ ุจู†ِ ู…ِู‡ْุฑَุงู†َ ุนَู†ْ ู…ُูˆุณَู‰ ุจْู†ِ ุนُุจَูŠْุฏٍ ุนَู†ْ ู…َูŠْู…ُูˆู†ِ ุจْู†ِ ู…ِู‡ْุฑَุงู†َ ุนَู†ْ ุนَุจْุฏِ ุงู„ุฑَّุญْู…َู†ِ ุจْู†ِ ุฃَุจِูŠ ุจَูƒْุฑٍ ุฃَู†َّ ุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„َّู‡ِ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ู‚َุงู„َ: "ุฅู†َّ ุฑَุจِّูŠ ุฃุนْุทَุงู†ِูŠ ุณَุจْุนِูŠู†َ ุฃَู„ْูًุง ูŠَุฏْุฎُู„ُูˆู†َ ุงู„ْุฌَู†َّุฉَ ุจِุบَูŠْุฑِ ุญِุณَุงุจٍ". ูَู‚َุงู„َ ุนُู…َุฑُ: ูŠَุง ุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„َّู‡ِ ูَู‡َู„َّุง ุงุณْุชَุฒَุฏْุชَู‡ُ ูَู‚َุงู„َ: "ุงุณْุชَุฒَุฏْุชُู‡ُ ูَุฃَุนْุทَุงู†ِูŠ ู…َุนَ ูƒُู„ِّ ุฑَุฌُู„ٍ ุณَุจْุนِูŠู†َ ุฃَู„ْูًุง ". ู‚َุงู„َ ุนُู…َุฑُ: ูَู‡َู„َّุง ุงุณْุชَุฒَุฏْุชَู‡ُ ู‚َุงู„َ: "ู‚َุฏِ ุงุณْุชَุฒَุฏْุชُู‡ُ ูุฃุนْุทَุงู†ِูŠ ู‡ูƒَุฐَุง". ูˆَูَุฑَّุฌَ ุนَุจْุฏُ ุงู„ู„َّู‡ِ ุจْู†ُ ุจَูƒْุฑٍ ุจَูŠْู†َ ูŠَุฏَูŠْู‡ِ ูˆَู‚َุงู„َ ุนَุจْุฏُ ุงู„ู„َّู‡ِ: ูˆَุจَุณَุทَ ุจَุงุนَูŠْู‡ِ ูˆَุญَุซَุง ุนَุจْุฏُ ุงู„ู„َّู‡ِ ู‚َุงู„َ ู‡ِุดَุงู…ٌ: ูˆَู‡َุฐَุง ู…ِู†َ ุงู„ู„َّู‡ِ ู„َุง ูŠُุฏْุฑَู‰ ู…َุง ุนَุฏَุฏُู‡ُ

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abdullah ibnu Bakr As-Sahmi, telah menceritakan kepada kami Hisyam ibnu Hassan, dari Al-Qasim ibnu Mihran, dari Musa ibnu Ubaid, dari Maimun ibnu Mihran, dari Abdur Rahman ibnu Abu Bakar, bahwa Rasulullah Saw. pernah bersabda: Sesungguhnya Tuhanku telah memberiku tujuh puluh ribu orang yang dimasukkan ke dalam surga tanpa hisab." Maka Umar berkata, "Wahai Rasulullah, mengapa engkau tidak meminta tambahan kepada-Nya?" Nabi Saw. menjawab, "Aku telah meminta tambahan kepada-Nya, lalu Dia memberiku untuk setiap seribu orang lelaki (dari mereka) disertai dengan tujuh puluh ribu orang lagi." Umar berkata.”Mengapa engkau tidak meminta tambah lagi kepada-Nya?" Nabi Saw. menjawab, "Aku meminta tambah lagi kepada-Nya, maka Dia memberiku untuk setiap orang disertai dengan tujuh puluh ribu orang lainnya." Umar berkata, "Mengapa engkau tidak meminta tambah lagi?" Nabi menjawab, "Aku telah meminta tambah lagi, dan Dia memberiku sekian." Abdur Rahman ibnu Abu Bakar mengatakan demikian seraya membukakan di antara kedua tangannya. Sedangkan Abdullah ibnu Bakr As-Sahmi mengatakan demikian seraya merentangkan kedua tangannya, juga menciduk pasir. Adapun Hasyim menyebutkan, "Ini adalah dari Allah, bilangannya tidak diketahui banyaknya."

ู‚َุงู„َ ุงู„ْุฅِู…َุงู…ُ ุฃَุญْู…َุฏُ: ุญَุฏَّุซَู†َุง ุฃَุจُูˆ ุงู„ูŠَู…ุงู† ุญَุฏَّุซَู†َุง ุฅِุณْู…َุงุนِูŠู„ُ ุจْู†ُ ุนَูŠّุงุด ุนَู†ْ ุถَู…ْุถู… ุจْู†ِ ุฒُุฑْุนุฉ ู‚َุงู„َ: ู‚َุงู„َ ุดُุฑَูŠุญ ุจْู†ُ ุนُุจَูŠْุฏٍ: ู…َุฑِุถَ ุซَูˆْุจَุงู† ุจุญِู…ْุต ูˆَุนَู„َูŠْู‡َุง ุนَุจْุฏُ ุงู„ู„َّู‡ِ ุจْู†ُ ู‚ُุฑْุท ุงู„ุฃุฒْุฏِูŠ ูَู„َู…ْ ูŠَุนُุฏْู‡ ูَุฏَุฎَู„َ ุนَู„َู‰ ุซَูˆْุจَุงู†َ ุฑَุฌُู„ٌ ู…ِู†َ ุงู„ูƒَู„ุงุนูŠูŠู† ุนَุงุฆِุฏًุง ูَู‚َุงู„َ ู„َู‡ُ ุซَูˆْุจَุงู†ُ: ุฃَุชَูƒْุชُุจُ ู‚َุงู„َ: ู†َุนَู…ْ: ูَู‚َุงู„َ: ุงูƒْุชُุจْ ูَูƒَุชَุจَ ู„ِู„ْุฃَู…ِูŠุฑِ ุนَุจْุฏِ ุงู„ู„َّู‡ِ ุจْู†ِ ู‚ُุฑْุทٍ "ู…ِู†ْ ุซَูˆْุจَุงู†َ ู…َูˆْู„َู‰ ุฑَุณُูˆู„ِ ุงู„ู„َّู‡ِ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ ุฃَู…َّุง ุจَุนْุฏُ: ูَุฅِู†َّู‡ُ ู„َูˆْ ูƒَุงู†َ ู„ِู…ُูˆุณَู‰ ูˆَุนِูŠุณَู‰ ุนَู„َูŠْู‡ِู…َุง ุงู„ุณَّู„َุงู…ُ ุจِุญَุถْุฑَุชِูƒَ ุฎَุงุฏู… ู„َุนُุฏْุชَู‡ُ" ุซُู…َّ ุทَูˆَู‰ ุงู„ْูƒِุชَุงุจَ ูˆَู‚َุงู„َ ู„َู‡ُ: ุฃَุชُุจْู„ِุบُู‡ُ ุฅِูŠَّุงู‡ُ ูَู‚َุงู„َ: ู†َุนَู…ْ. ูุงู†ุทู„ู‚َ ุงู„ุฑุฌู„ُ ุจِูƒِุชَุงุจِู‡ِ ูَุฏَูَุนَู‡ُ ุฅِู„َู‰ ุงุจْู†ِ ู‚ُุฑْุทٍ ูَู„َู…َّุง ุฑَุขู‡ُ ู‚َุงู…َ ูَุฒِุนุง ูَู‚َุงู„َ ุงู„ู†َّุงุณُ: ู…َุง ุดَุฃْู†ُู‡ُ ุฃَุญَุฏَุซَ ุฃَู…ْุฑٌ ูَุฃَุชَู‰ ุซَูˆْุจَุงู†َ ุญَุชَّู‰ ุฏَุฎَู„َ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูَุนَุงุฏَู‡ُ ูˆَุฌَู„َุณَ ุนِู†ْุฏَู‡ُ ุณَุงุนَุฉً ุซُู…َّ ู‚َุงู…َ ูَุฃَุฎَุฐَ ุซَูˆْุจَุงู†ُ ุจِุฑِุฏَุงุฆِู‡ِ ูˆَู‚َุงู„َ: ุงุฌْู„ِุณْ ุญَุชَّู‰ ุฃُุญَุฏِّุซَูƒَ ุญَุฏِูŠุซًุง ุณَู…ِุนْุชُู‡ُ ู…ِู†ْ ุฑَุณُูˆู„ِ ุงู„ู„َّู‡ِ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ ุณَู…ِุนْุชُู‡ُ ูŠَู‚ُูˆู„ُ: "ู„َูŠَุฏْุฎُู„َู†َّ ุงู„ْุฌَู†َّุฉَ ู…ِู†ْ ุฃُู…َّุชِูŠ ุณَุจْุนُูˆู†َ ุฃู„ْูًุง ู„َุง ุญِุณَุงุจَ ุนَู„َูŠْู‡ِู…ْ ูˆَู„ุง ุนَุฐَุงุจَ ู…َุนَ ูƒُู„ِّ ุฃู„ูٍ ุณَุจْุนُูˆู†َ ุฃู„ْูًุง".

Imam -Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abul Yaman, telah menceritakan kepada kami Ismail ibnu Iyasy, dari Dam-dam ibnu Zur'ah yang mengatakan bahwa Syuraih ibnu Ubaidah telah menceritakan bahwa Sauban mengalami sakit di Himsa, sedangkan di kota Himsa terdapat pula Abdullah ibnu Qart Al-Azdi, tetapi ia tidak menjenguknya. Lalu masuk menemui Sauban seorang lelaki dari Kala'iyyin dengan maksud menjenguknya. Maka Sauban berkata kepadanya, "Apakah engkau dapat menulis?" Lelaki itu menjawab, "Ya." Sauban berkata, "Tulislah!" Lalu Sauban mengimlakan suratnya yang ditujukan kepada Amir Abdullah ibnu Qart yang isinya sebagai berikut: "Dari Sauban, pelayan Rasulullah Saw. Amma Ba'du: Sesungguhnya seandainya Musa dan Isa a.s. mempunyai seorang pelayan yang sedang sakit di dekatmu, kamu harus menjenguknya." Lalu ia menghentikan imlanya dan melipat suratnya, kemudian berkata kepada lelaki tersebut, "Maukah engkau mengantarkan surat ini kepadanya?" Lelaki itu menjawab, "Ya." Lalu lelaki itu berangkat dengan membawa surat Sauban dan menyerahkannya kepada Ibnu Qirt. Ketika Abdullah ibnu Qirt membacanya, lalu ia berdiri dengan kaget, dan orang-orang merasa heran dengan sikapnya itu, apakah terjadi sesuatu pada dirinya? Abdullah ibnu Qirt datang menjenguk Sauban, lalu masuk menemuinya dan duduk di dekatnya selama sesaat, lalu berdiri hendak pergi. Tetapi Sauban memegang kain selendangnya dan berkata, "Duduklah, aku akan menceritakan kepadamu sebuah hadis yang pernah kudengar dari Rasulullah Saw. Aku pernah mendengar beliau Saw. bersabda: 'Sesungguhnya akan masuk ke dalam surga dari kalangan umatku tujuh puluh ribu orang tanpa hisab dan tanpa azab, setiap seribu orang dari mereka disertai dengan tujuh puluh ribu orang lagi'."

Hadis ini hanya diriwayatkan dari jalur ini oleh Imam Ahmad sendiri, sanad semua perawinya siqah dari kalangan ulama kota Himsa di negeri Syam. Hadis ini berpredikat sahih.

ู‚َุงู„َ ุงู„ุทَّุจَุฑَุงู†ِูŠُّ: ุญَุฏَّุซَู†َุง ุนَู…ْุฑُูˆ ุจْู†ُ ุฅِุณْุญَุงู‚َ ุจْู†ِ ุฒุจْุฑูŠู‚ ุงู„ุญِู…ْุตูŠ ุญุฏุซู†ุง ู…ุญู…ุฏ ุจู† ุฅِุณْู…َุงุนِูŠู„َ -ูŠَุนْู†ِูŠ ุงุจْู†َ ุนَูŠَّุงุด-ุญَุฏَّุซَู†َุง ุฃَุจِูŠ ุนَู†ْ ุถَู…ْุถَู… ุจْู†ِ ุฒُุฑْุนุฉ ุนَู†ْ ุดُุฑَูŠุญ ุจْู†ِ ุนُุจَูŠْุฏٍ ุนَู†ْ ุฃَุจِูŠ ุฃَุณْู…َุงุกَ ุงู„ุฑَุญَุจูŠّ ุนَู†ْ ุซَูˆْุจَุงู†َ ู‚َุงู„َ: ุณَู…ِุนْุชُ ุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„َّู‡ِ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆุณู„ู… ูŠَู‚ُูˆู„ُ: "ุฅู†َّ ุฑَุจِّูŠ ุนَุฒَّ ูˆุฌَู„َّ ูˆَุนَุฏَู†ِูŠ ู…ِู†ْ ุฃُู…َّุชِูŠ ุณَุจْุนِูŠู†َ ุฃู„ْูًุง ู„َุง ูŠُุญَุงุณَุจُูˆู†َ ู…َุนَ ูƒُู„ِّ ุฃู„ْูٍ ุณَุจْุนُูˆู†َ ุฃู„ْูًุง".

Imam Tabrani mengatakan, telah menceritakan kepada kami Amr ibnu Ishaq ibnu Zuraiq Al-Himsi, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Ismail (yakni Ibnu Iyasy), telah menceritakan kepadaku ayahku, dari Damdam ibnu Zur'ah, dari Syuraih ibnu Ubaid, dari Abu Asma Ar-Rahbi, dari Sauban r.a. yang menceritakan bahwa ia pernah mendengar Rasulullah Saw. bersabda: Sesungguhnya Tuhanku telah menjanjikan kepadaku tujuh puluh ribu orang dari sebagian umatku tidak akan dihisab, setiap seribu orang disertai dengan tujuh puluh ribu orang lainnya.

Barangkali sanad inilah yang dipelihara, yaitu dengan tambahan Abu Asma Ar-Rahbi antara Syuraih dan Sauban.

ู‚َุงู„َ ุงู„ْุฅِู…َุงู…ُ ุฃَุญْู…َุฏُ: ุญَุฏَّุซَู†َุง ุนَุจْุฏُ ุงู„ุฑَّุฒَّุงู‚ِ ุฃَุฎْุจَุฑَู†َุง ู…َุนْู…ุฑ ุนู† ู‚َุชَุงุฏَุฉَ ุนَู†ِ ุงู„ْุญَุณَู†ِ ุนَู†ْ ุนِู…ْุฑَุงู†َ ุจْู†ِ ุญُุตَูŠู† ุนَู†ِ ุงุจْู†ِ ู…َุณْุนُูˆุฏٍ ู‚َุงู„َ: ุฃَูƒْุซَุฑْู†َุง ุงู„ْุญَุฏِูŠุซَ ุนِู†ْุฏَ ุฑَุณُูˆู„ِ ุงู„ู„َّู‡ِ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ ุฐุงุช ู„َูŠْู„َุฉٍ ุซُู…َّ ุบَุฏَูˆْู†ุง ุฅِู„َูŠْู‡ِ ูَู‚َุงู„َ: "ุนُุฑِุถَุชْ ุนَู„َูŠَّ ุงู„ุฃู†ْุจِูŠَุงุกُ ุงู„ู„َّูŠْู„َุฉَ ุจِุฃُู…َู…ِู‡َุง ูَุฌَุนَู„َ ุงู„ู†َّุจِูŠُّ ูŠَู…ُุฑُّ ูˆَู…َุนَู‡ُ ุงู„ุซَّู„ุงุซَุฉُ ูˆَุงู„ู†َّุจِูŠُّ ูˆَู…َุนَู‡ُ ุงู„ْุนِุตَุงุจَุฉُ ูˆَุงู„ู†َّุจِูŠُّ ูˆَู…َุนَู‡ُ ุงู„ู†َّูَุฑُ ูˆَุงู„ู†َّุจِูŠُّ ู„َูŠْุณَ ู…َุนَู‡ُ ุฃَุญَุฏٌ ุญَุชَّู‰ ู…َุฑَّ ุนَู„َูŠَّ ู…ُูˆุณَู‰ ุนَู„َูŠْู‡ِ ุงู„ุณَّู„َุงู…ُ ูˆู…َุนَู‡ُ ูƒَุจْูƒَุจَุฉٌ ู…ِู†ْ ุจَู†ِูŠ ุฅِุณْุฑَุงุฆِูŠู„َ ูَุฃَุนْุฌَุจُูˆู†ِูŠ ูَู‚ُู„ْุชُ: ู…َู†ْ ู‡َุคُู„ุงุกِ ูَู‚ِูŠู„َ ู„ِูŠ: ู‡َุฐَุง ุฃَุฎُูˆูƒَ ู…ُูˆุณَู‰ ู…َุนَู‡ُ ุจَู†ُูˆ ุฅِุณْุฑَุงุฆِูŠู„َ". ู‚َุงู„َ: "ู‚ُู„ْุชُ: ูَุฃَูŠْู†َ ุฃُู…َّุชِูŠ ูَู‚ِูŠู„َ: ุงู†ْุธُุฑْ ุนَู†ْ ูŠَู…ِูŠู†ِูƒَ. ูَู†َุธَุฑْุชُ ูَุฅِุฐَุง ุงู„ุธِّุฑَุงุจُ ู‚َุฏْ ุณُุฏَّ ุจِูˆُุฌُูˆู‡ِ ุงู„ุฑِّุฌَุงู„ِ ุซُู…َّ ู‚ِูŠู„َ ู„ِูŠ ุงู†ْุธُุฑْ ุนَู†ْ ูŠَุณَุงุฑِูƒَ ูَู†َุธَุฑْุชُ ูَุฅِุฐَุง ุงู„ุฃูُู‚ُ ู‚َุฏْ ุณُุฏَّ ุจِูˆُุฌُูˆู‡ِ ุงู„ุฑِّุฌَุงู„ِ ูَู‚ِูŠู„َ ู„ِูŠ: ู‚َุฏْ ุฑَุถِูŠุชَ ูَู‚ُู„ْุชُ "ุฑَุถِูŠุชُ ูŠَุง ุฑَุจِّ ุฑَุถِูŠุชُ ูŠَุง ุฑَุจِّ " ู‚َุงู„َ: "ูَู‚ِูŠู„َ ู„ِูŠ: ุฅِู†َّ ู…َุนَ ู‡َุคُู„ุงุกِ ุณَุจْุนِูŠู†َ ุฃَู„ْูًุง ูŠَุฏْุฎُู„ُูˆู†َ ุงู„ْุฌَู†َّุฉَ ุจِุบَูŠْุฑِ ุญِุณَุงุจٍ". ูَู‚َุงู„َ ุงู„ู†َّุจِูŠُّ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ: "ูِุฏَุงูƒُู…ْ ุฃَุจِูŠ ูˆَุฃُู…ِّูŠ ุฅِู†ِ ุงุณْุชَุทَุนْุชُู…ْ ุฃَู†ْ ุชَูƒُูˆู†ُูˆุง ู…ِู†ْ ุงู„ุณَّุจْุนِูŠู†َ ุฃَู„ْูًุง ูَุงูْุนَู„ُูˆุง ูَุฅِู†ْ ู‚َุตَّุฑْุชُู…ْ ูَูƒُูˆู†ُูˆุง ู…ِู†ْ ุฃَู‡ْู„ِ ุงู„ุธِّุฑَุงุจِ ูَุฅِู†ْ ู‚َุตَّุฑْุชُู…ْ ูَูƒُูˆู†ُูˆุง ู…ِู†ْ ุฃَู‡ْู„ِ ุงู„ุฃูُู‚ِ ูَุฅِู†ِّูŠ ู‚َุฏْ ุฑَุฃَูŠْุชُ ุซَู…َّ ุฃُู†ุงุณًุง ูŠَุชَู‡َุงูˆَุดُูˆู†َ". ูَู‚َุงู…َ ุนُูƒุงุดَุฉُ ุจْู†ُ ู…ِุญْุตَู†ٍ ูَู‚َุงู„َ: ุงุฏْุนُ ุงู„ู„َّู‡َ ูŠَุง ุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„َّู‡ِ ุฃَู†ْ ูŠَุฌْุนَู„َู†ِูŠ ู…ِู†ْู‡ُู…ْ. ุฃَูŠْ ู…ِู†َ ุงู„ุณَّุจْุนِูŠู†َ ูَุฏَุนَุง ู„َู‡ُ. ูَู‚َุงู…َ ุฑَุฌُู„ٌ ุขุฎَุฑُ ูَู‚َุงู„َ: ุงุฏْุนُ ุงู„ู„َّู‡َ ูŠَุง ุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„َّู‡ِ ุฃَู†ْ ูŠَุฌْุนَู„َู†ِูŠ ู…ِู†ْู‡ُู…ْ ูَู‚َุงู„َ: "ู‚َุฏْ ุณَุจَู‚َูƒَ ุจِู‡َุง ุนُูƒุงุดَุฉ". ู‚َุงู„َ: ุซُู…َّ ุชَุญَุฏَّุซْู†َุง ูَู‚ُู„ْู†َุง: ู„ู…َู†ْ ุชُุฑَูˆْู†َ ู‡َุคُู„َุงุกِ ุงู„ุณَّุจْุนِูŠู†َ ุงู„ْุฃَู„ْูَ ู‚َูˆْู…ٌ ูˆُู„ِุฏُูˆุง ูِูŠ ุงู„ْุฅِุณْู„َุงู…ِ ู„َู…ْ ูŠُุดْุฑِูƒُูˆุง ุจِุงู„ู„َّู‡ِ ุดَูŠْุฆًุง ุญَุชَّู‰ ู…َุงุชُูˆุง. ูَุจَู„َุบَ ุฐَู„ِูƒَ ุงู„ู†َّุจِูŠَّ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ ูَู‚َุงู„َ: "ู‡ُู…ْ ุงู„َّุฐِูŠู†َ ู„َุง ูŠَูƒْุชَูˆُูˆู†َ ูˆَู„ุง ูŠَุณْุชَุฑْู‚ُูˆู†َ ูˆَู„ุง ูŠَุชَุทَูŠَّุฑُูˆู†َ ูˆَุนَู„َู‰ ุฑَุจِّู‡ِู…ْ ูŠَุชَูˆَูƒَّู„ُูˆู†َ"

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abdur Razzaq, telah menceritakan kepada kami Ma'mar, dari Qatadah, dari Al-Hasan, dari Imran ibnu Husain, dari Ibnu Mas'ud r.a. yang mengatakan bahwa kami banyak menerima hadis dari Rasulullah Saw. di suatu malam, kemudian pada pagi harinya kami datang, lalu beliau Saw. bersabda: Semalam ditampilkan kepadaku para nabi, masing-masing bersama umatnya. Maka ada seorang nabi yang lewat hanya dengan ditemani oleh tiga orang, seorang nabi lagi ditemani oleh segolongan orang, seorang nabi lainnya dengan ditemani oleh beberapa orang saja, dan ada pula seorang nabi yang tidak ditemani oleh seorang pun; hingga lewat di hadapanku Musa a.s. dengan ditemani oleh banyak orang dari kaum Bani Israil yang jumlahnya membuat aku kagum. Lalu aku bertanya, "Siapakah mereka itu?" Maka dikatakan (kepadaku), "Ini adalah saudaramu Musa dengan ditemani oleh kaum Bani Israil." Aku bertanya, "Lalu manakah umatku?" Dikatakan (kepadaku), "Lihatlah ke sebelah kananmu" Maka aku memandang (ke arah kanan) dan ternyata aku melihat manusia yang bergelombang-gelombang hingga pemandanganku tertutup oleh wajah mereka. Ketika dikatakan kepadaku, "Apakah engkau puas?" Aku menjawab, "Wahai Tuhanku, aku rela." Nabi Saw. melanjutkan kisahnya, "Lalu dikatakan kepadaku, 'Sesungguhnya bersama mereka terdapat tujuh puluh ribu orang yang masuk surga tanpa hisab'." Kemudian Nabi Saw. bersabda: Tebusan kalian adalah ayah dan ibuku; jika kalian mampu, lakukanlah agar menjadi orang-orang yang termasuk ke dalam tujuh puluh ribu orang itu. Jika kalian tidak mampu, maka jadilah kalian termasuk ke dalam golongan orang-orang yang bergelombang itu. Dan jika kalian masih tidak mampu juga, maka jadilah kalian termasuk orang-orang yang ada di ufuk (cakrawala) itu, karena sesungguhnya aku telah melihat di sana ada orang-orang yang berdesak-desakan. Maka berdirilah Ukasyah ibnu Mihsan, lalu berkata, "Wahai Rasulullah, doakanlah kepada Allah agar Dia menjadikan diriku termasuk di antara mereka," yakni salah seorang di antara tujuh puluh ribu orang itu. Maka Nabi Saw. mendoa untuknya. Lalu berdiri pula lelaki lainnya dan memohon, "Wahai Rasulullah, doakanlah kepada Allah agar Dia menjadikan aku termasuk salah seorang dari mereka." Nabi Saw. menjawab, "Engkau telah kedahuluan oleh Ukasyah." Kemudian kami (para sahabat) berbincang-bincang dan mengatakan, "Menurut kalian, siapakah mereka yang tujuh puluh ribu orang itu?" Sebagian dari kami menjawab, "Mereka adalah kaum yang dilahirkan dalam Islam dan tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu pun hingga meninggal dunia." Ketika hal tersebut sampai kepada Nabi Saw., maka beliau Saw. menjawab: Mereka adalah orang-orang yang tidak pernah melakukan ruqyah (pengobatan memakai bacaan), dan tidak pula memakai setrika (pengobatan dengan setrika), serta tidak pula mereka ber-tatayyur dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakal.

Demikianlah menurut apa yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dengan sanad dan konteks ini. ia meriwayatkannya melalui Abdus Samad, dari Hisyam, dari Qatadah berikut sanadnya dengan lafaz yang semisal.


kolom anjuran Share

Jika merasa Apa yang anda baca ini bermanfaat, jangan segan untuk  berlomba menyampaikannya lagi ke yang lain supaya mendapatkan pahala besar yang terus mengalir:

ู…َู†ْ ุฏَุนَุง ุฅِู„َู‰ ู‡ُุฏًู‰ ูƒَุงู†َ ู„َู‡ُ ู…ِู†َ ุงู„ْุฃَุฌْุฑِ ู…ِุซْู„ُ ุฃُุฌُูˆْุฑِ ู…َู†ْ ุชَุจِุนَู‡ُ, ู„ุงَ ูŠَู†ْู‚ُุตُ ุฐَู„ِูƒَ ู…ِู†ْ ุฃُุฌُูˆْุฑِู‡ِู…ْ ุดَูŠْุฆุงً. ูˆَู…َู†ْ ุฏَุนَุง ุฅِู„َู‰ ุถَู„ุงَู„َุฉٍ ูƒَุงู†َ ุนَู„َูŠْู‡ِ ู…ِู†َ ุงู„ْุฅِุซْู…ِ ู…ِุซْู„ُ ุขุซَุงู…ِ ู…َู†ْ ุชَุจِุนَู‡ُ, ู„ุงَ ูŠَู†ْู‚ُุตُ ุฐَู„ِูƒَ ู…ِู†ْ ุขุซَุงู…ِู‡ِู…ْ ุดَูŠْุฆุงً



“Barangsiapa yang mengajak menuju hidayah maka dia mendapatkan pahala seperti pahala orang-orang yang mengikutinya, tapi tanpa mengurangi sedikitpun dari pahala-pahala mereka. Barangsiapa yang mengajak menuju kesesatan maka dia mendapatkan dosa seperti doa orang-orang yang mengikutinya, tapi tanpa mengurangi sedikitpun dari dosa-dosa mereka.” [HR. Muslim no. 2674]


Kolom Copi All Share Artikel

Blog Post

Related Post

Artikel Terbaru




Back to Top

Cari Artikel

Label