MENU

WARUNG

Etalase Lapak dan Produk

chat5

Chat WhatsApp

CS WA

Status: On
Halo, bagaimana kami dapat membantu Anda?

Sabtu, 30 Maret 2019

Tidak Diterima Shalat Seorang Istri Karena marah Suaminya

Membuat marah Suami Shalat Tidak Diterima - Sebab-sebab external (atau perbuatan-perbuatan di luar shalat) yang jika dikerjakan seseorang, maka shalatnya tidak akan diterima. Salah satunya jika di lakukan oleh seorang Istri pada suami seperti membuat marah seorang suami yang menyebabkan shalat wanita tersebut didak diterima, tidak diangkat artinya tidak akan jadi sebuah amal soleh  (sia-sia)!

Membuat marah Suami Shalat Tidak Diterima


Bagi seorang istri suami merupakan pintu surga nya Allah yang paling dekat dengannya. Pintu surga tersebut  ada bersamanya.

Bagi seorang istri suami merupakan pintu surga nya Allah yang paling dekat dengannya. Pintu surga tersebut  ada bersamanya. Masukilah pintu surga tersebut sekehendak mu ...

Namun sayang banyak istri yang tidak menyadari. Hal ini sebagaimana hadist yang tercantum dalam kitab shahih al jami' karya syeikh Al al bany. Alkisah Bibi dari shabat Hushain bin Mikhshan Mendatangi rasulullah saw untuk keperluan. Setelah keperluannya terpenuhi, rasulullah saw bertanya kepadanya, "Apakah engkau mempunyai suami?" Ia menjawab, "Ya" belaiu bertanya lagi, "bagaimana engkau memperlakukan dirinya?" Ia pun menjawab, :Aku selalui memnuhi haknya. "Selanjutnya, Rasulullah saw bersabda, "Perhatikanlah bagaimana engkau memperlakukanya karena ia adalah surga atau nerakamu."

Demikian kedudukan suami bagi istri. Suami akan menjadi surga bagi istri jika ia membantunya mentaati Allah dan menjauhi laranganNya ia mentaati ucapanya dan perintahnya yang tidak menyimpag dari syariat Allah.

Sebaliknya suami akan menjadi neraka bagi seorang istri jika ia tidak membantunya baik dalam menjalankan perintah Allah maupun menjauhi larangan-Nya. Suami akan menjadi sebab yang akan menjerumuskanya ke neraka jika ia tidak mentaatinya dalam hal yang makruf. ia tidak mengindahkan perintahnya. Ia membangkang. Ia tidak pernah bersukur atas pemberiannya. Ia senantiasa membebani  punggungnya dengan berbagai tuntutan materi. Ia menyakiti hatinya. Dan Ia menolak ajakannya ketempat tidur.

Jika suatu saat terjadi pertengkarang atau engkau sedang marah pada suamimu, jagalah keridhannya dan jangan memancing emosinya. Segeralah minta maaf jika kesalahan  beraal dari dirimu. Dan jika engkau berada dalam posisi yang benar, dengarlah dahulu apa yang dikatakannya. Jelaskan duduk persoalannya tekala emosinya telah mereda.

Menjaga hati suami merupaka sebuah keniscayaan bagi seorang istri. jangan biarkan permaslahan yang timbul diantara kalian berdua berlarut.larut. Segeralah berdamai dan akur kembali. Buatlah hatinya senang kembali. karena, jika hatinya masih marah kepadamu dan kemarahan tersebut terbawa atau dibawa sampai tidur, maka shalat mu sia-sia tanpa guna. Rugilah dikau...

Dari Abu Umamah radhiallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Ø«َلاَØ«َØ©ٌ لاَ تُجَاوِزُ صَلاَتُÙ‡ُÙ…ْ آذَانَÙ‡ُÙ…ْ: الْعَبْدُ الْآبِÙ‚ُ Ø­َتىَّ ÙŠَرْجِعَ ÙˆَامْرَØ£َØ©ٌ بَاتَتْ ÙˆَزَÙˆْجُÙ‡َا عَÙ„َÙŠْÙ‡َا سَاخِØ·ٌ، ÙˆَØ¥ِÙ…َامُ Ù‚َÙˆْÙ…ٍ ÙˆَÙ‡ُÙ…ْ Ù„َÙ‡ُ ÙƒَارِÙ‡ُÙˆْÙ†َ
Ada tiga golongan yang shalat mereka tidak melewati telinga-telinga mereka, yaitu budak yang melarikan diri dari tuannya sampai ia kembali kepada tuannya, istri yang melewati malam hari sementara suaminya marah kepadanya, dan seseorang yang mengimami suatu kaum sementara mereka tidak suka kepadanya.” (HR. At-Tirmidzi no. 360 dan dihasankan Al-Albani rahimahullah dalam Shahih Sunan At-TirmidziAl-Misykat no. 1122, Shahihul Jami’ no. 3057)

Shalat yang tidak melewati telinga maksudnya adalah shlatnya tidak akan diterima Allah dari pelakunya, tidak diangkat kelangit dan tidak diangap sebagai amal shlaeh.

Al-Mubaraqfuri dalam kitab tuhfatul Ahwadzi bi Syarh jami'| at Tarmidzi telah menjelaskan dengan baik makna sabda Nabi saw"Seorang istri yang bermalam sedang suaminya marah kepadanya" hal ini, kata beliau, jika kemarahan si suami disebabkan oleh buruknya akhlak dan adab istri atau karena sedikitnya ketaatannya kepada suami. Adapun jika kemarahan suami bukan karena kedurhakaan istri, maka ia tidak berdosa.

Selanjutnya yang dimaksud "imam bagi suatu kaum sedang mereka membencinya" adalah makmum membenci imam dalam perkara yang tercela menurut syariat, seoerti karena perbuatan bid'ah atau fasik atau kemusyrikan. adapun jika kebencian si makmum tersebut pada imam disebabkan oleh suatu urusan dunia, maka tidak termasuk dalam hukuman ini.

Semoga kita dapat terhindar dari hal-hal yang menyebabkan shalat kita sia-sia. Terlebih lagi bagi kaum wanita yang sudah menjadi seorang istri. 

"Apabila seorang istri menunaikan shalat lima waktu," kata nabi dalam hadist shahih riwayat imam Ahmad, "memelihara kemaluannya, dan taat kepada suaminya, maka ia akan masuk surga melalui pintu mana saja yang ia kehendaki." 

Maka, berbahagialah wahai para istri yang tidak membuat marah hati suami karena shalat Anda tidak akan sia-sia dan  akan berbuah Surga.


Jika merasa Apa yang anda baca ini bermanfaat, jangan segan untuk  berlomba menyampaikannya lagi ke yang lain supaya mendapatkan pahala besar yang terus mengalir:

Ù…َÙ†ْ دَعَا Ø¥ِÙ„َÙ‰ Ù‡ُدًÙ‰ Ùƒَانَ Ù„َÙ‡ُ Ù…ِÙ†َ الْØ£َجْرِ Ù…ِØ«ْÙ„ُ Ø£ُجُÙˆْرِ Ù…َÙ†ْ تَبِعَÙ‡ُ, لاَ ÙŠَÙ†ْÙ‚ُصُ ذَÙ„ِÙƒَ Ù…ِÙ†ْ Ø£ُجُÙˆْرِÙ‡ِÙ…ْ Ø´َÙŠْئاً. ÙˆَÙ…َÙ†ْ دَعَا Ø¥ِÙ„َÙ‰ ضَلاَÙ„َØ©ٍ Ùƒَانَ عَÙ„َÙŠْÙ‡ِ Ù…ِÙ†َ الْØ¥ِØ«ْÙ…ِ Ù…ِØ«ْÙ„ُ آثَامِ Ù…َÙ†ْ تَبِعَÙ‡ُ, لاَ ÙŠَÙ†ْÙ‚ُصُ ذَÙ„ِÙƒَ Ù…ِÙ†ْ آثَامِÙ‡ِÙ…ْ Ø´َÙŠْئاً


“Barangsiapa yang mengajak menuju hidayah maka dia mendapatkan pahala seperti pahala orang-orang yang mengikutinya, tapi tanpa mengurangi sedikitpun dari pahala-pahala mereka. Barangsiapa yang mengajak menuju kesesatan maka dia mendapatkan dosa seperti doa orang-orang yang mengikutinya, tapi tanpa mengurangi sedikitpun dari dosa-dosa mereka.” [HR. Muslim no. 2674]

Kolom Copi All Share Artikel

Blog Post

Related Post

Artikel Terbaru




Back to Top

Cari Artikel

Label