MENU

WARUNG

Etalase Lapak dan Produk

chat5

Chat WhatsApp

CS WA

Status: On
Halo, bagaimana kami dapat membantu Anda?

Selasa, 07 Agustus 2018

Anda ingin tahu Cara Melihat Setan Dalam Bentuk Hewan?

Anda ingin tahu Cara Melihat Setan Dalam Bentuk Hewan? - Apakah anda ingin melihat setan?  Anda akan tahu saat ini juga wujud setan. Anda tidak perlu ikut pada praktek ini dan itu  yang belum tentu kebenarannya. Sekarang saya akan memberitahukan wujud setan dalam bentuk hewan! Saya tidak tahu seperti apa bentuk setan dalam wujud aslinya berupa salah satu bentuk seekor hewan.




  • Namun saya tahu bentuk setan jenis ini melalui baginda Rasulullah saw yang berada dalam sebuah hadist rasul terkait penjelasan bab yang memutuskan shalat dalam kitab Sifatissalaati an-Nabiyi, hal. 108.Dimana baginda Rasulullah Muhammad SAW telah bersabda saat ditanya oleh Abu Dzar,;

يَقْطَعُ صَلاَةَ الَرَّجُلَ  إذَا لَمْ يَكُنْ بَيْنَ يَدَيْهِ كاَخِرَةِ الرَّحْلِ : اَلْمَرْاَةُ (الَحاءِظُى) وَالْحَمْاَرُ، وَالْحِماَرُ، وَالكَلْبُ اَلأَسْوَدُ. قاَلَ أبُوْ ذر قلت: ياَرسُول الله! ماَ باَلُ الأَسْوَدِ مِنَ الأَحْمَرِ؟ فَقَالَ: الْكَلبُ الأَسْوَدُ شَيْطَانٌ 

'Memutuskan shalat seseorang jika tidak ada di hadapannya (benda) seperti pelana kendaraan:"perempuan (haid) [131], keledai dan anjing hitam (yang selaludi hadapannya)". Abu Dzar berkata:  saya bertanya: Wahai Rasullullah, apa gerangan perbedaan antara anjing hitam dan anjing warna merah? Belaiu SAW bersabda: Anjing hitam adalah setan". [132]

































-----------------------
[131.yang dimaksud adalah wanita yang baligh, sedang yang dimaksud dengan  memutuskan disini adalah shalatnya batal. 
[132]. Hr. Muslim dan Abu Daud Huzaimah (1/95/2) lihatlah kitab : Tahdzirus sajid min ittiqadhil Kubur al-Masajid" dan Kitab "Ahkamul janaiz wa Bida-uha"



--------------------------------------------
Jika merasa Apa yang anda baca ini bermanfaat, jangan segan untuk  berlomba menyampaikannya lagi ke yang lain supaya mendapatkan pahala besar yang terus mengalir:

مَنْ دَعَا إِلَى هُدًى كَانَ لَهُ مِنَ الْأَجْرِ مِثْلُ أُجُوْرِ مَنْ تَبِعَهُ, لاَ يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ أُجُوْرِهِمْ شَيْئاً. وَمَنْ دَعَا إِلَى ضَلاَلَةٍ كَانَ عَلَيْهِ مِنَ الْإِثْمِ مِثْلُ آثَامِ مَنْ تَبِعَهُ, لاَ يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ آثَامِهِمْ شَيْئاً

“Barangsiapa yang mengajak menuju hidayah maka dia mendapatkan pahala seperti pahala orang-orang yang mengikutinya, tapi tanpa mengurangi sedikitpun dari pahala-pahala mereka. Barangsiapa yang mengajak menuju kesesatan maka dia mendapatkan dosa seperti doa orang-orang yang mengikutinya, tapi tanpa mengurangi sedikitpun dari dosa-dosa mereka.” [HR. Muslim no. 2674]


Blog Post

Related Post

Artikel Terbaru




Back to Top

Cari Artikel

Label